Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Gus Nadir: Kesabaran Tonggak Kemenangan

Gambar
Gus Nadir Orang tua itu dikejar-kejar pasukan Romawi. Dengan pengikutnya yang tidak seberapa, mereka berhasil lolos dari kepungan. Mereka berhasil keluar dari kota, dan malam itu mereka beristirahat melepas lelah. Peter, nama orang tua itu, bersiap untuk beristirahat. Tiba-tiba dia ‘melihat' Yesus berjalan melintasinya. Seolah tak percaya dengan pandangannya, dia menegur Yesus, yang sudah disalib beberapa tahun sebelumnya. "Mau kemana, Tuan?" Tanya Peter. Yesus konon menjawab, "Aku mau ke kota Roma untuk disalib kedua kalinya." Peter terdiam. Ia merenung: apa maksud 'penampakan' itu tadi. Lalu, dia putuskan malam itu kembali ke Roma. Para pengikutnya terkejut. “Bukankah kita baru saja lepas dari kepungan pasukan? Bukankan banyak bahaya yang akan mengancam kita kalau kembali lagi ke Roma?” Peter bersikukuh, dia merasa Yesus menginginkan dia untuk kembali ke Roma. Sekembalinya Peter ke Roma, pasukan langsung menangkapnya, dan dia dijatuhi huk...

Mewaspadai Benalu Gerakan Ikhwanul Muslimin di Negara-negara Muslim Termasuk Di Indonesia

Gambar
Oleh: M. Imaduddin Tak pernah ada revolusi yang digerakkan oleh Ikhwanul Muslimin (IM) berhasil. Di Timur Tengah, tempat brojolnya IM sekalipun selalu gagal. Kenapa? Karena gerakan IM tak pernah mendapat dukungan dari militer, kelompok Islam moderat, dan kaum nasionalis yang mayoritas di negara-negara berpenduduk mayoritas muslim. Bahkan ketiganya di mana saja selalu menjadi batu sandungan IM. Di Mesir, negara tempat lahirnya IM, sejak awal berdirinya gerakan ini selalu menjadi benalu bagi pemerintah Mesir. Mulai dari Gamal Abdul Naser sampai Abdel Fattah Al-Sisi. Sejak dulu usaha mereka menggulingkan pemerintahan sah Mesir selalu gagal. Tumbangnya Husni Mubarak pada Arab Spring kemarin bukanlah dimotori oleh IM, tapi merupakan gerakan seluruh rakyat Mesir yang sudah muak dengan kediktatoran Husni Mubarak, di mana IM juga ada di dalamnya. Kebetulan, memang peran IM yang dipimpin Muhammad Mursi menonjol. Mursi berhasil mengambil simpati rakyat, hingga ia menduduki kursi preside...

Gus Nadir: Riwayat Khilafah ‘ala Minhajin Nubuwwah Tidak Dibahas dalam Kitab Utama Bidang Aqidah, Tafsir, Hadits, Tarikh & Fiqh

Gambar
Gus Nadir Hizbut Tahrir masih saja koar-koar soal akan datangnya kembali khilafah ‘ala Minhajin Nubuwwah berdasarkan riwayat yang tercantum dalam kitab Musnad Ahmad. Saya sudah pernah bahas problematika riwayat tersebut dari sudut sanad dan matan, sekarang kita lihat apakah riwayat ini dianggap penting atau setidaknya dibahas dalam al-kutub al-mu’tabarah (kitab yang dijadikan rujukan utama)? I. Aqidah HTI mengklaim bahwa masalah khilafah ini termasuk ushul ad-din (pokok atau inti ajaran Islam): والدليل على فرضية العمل لإقامة الدولة الإسلامية هو دليل قطعي في ثبوته ودلالته. ولذلك فإن منكره كافر (dalil kewajiban melakukan penegakkan daulah islamiyah itu dalil qath’i. Siapa yang menentangnya kafir). Ini dari majalah resmi mereka https://www.al-waie.org/archives/article/2949 Padahal kita tahu tidak ada penegakkan khilafah itu dalam rukun Iman dan rukun Islam. Apakah kitab-kitab bidang Aqidah dalam ahlus sunnah wal jama’ah membahas hadits riwayat khilafah ‘ala minhajin nubuwwah...

Gus Nadir: Khilafah dan Syahwat

Gambar
Gus Nadir Kekuasaan biasanya berkaitan erat dengan syahwat. Dalam literatur klasik, ada ulama yg menulis apa adanya soal perempuan disekitar para Khalifah. Ada juga yang mati-matian menolak kisah semacam ini karena dianggap menodai Islam. Mari kita belajar dari sejarah apa adanya. Jangan sampai buruk muka cermin dibelah. A. Khalifah al-Mahdi Al-Mahdi wafat karena diracun oleh budak perempuannya. Ini juga salah satu karakter Al-Mahdi yaitu sangat mudah terpikat dengan kecantikan perempuan. B. Khalifah al-Mutawakkil Kenikmatan duniawi juga tidak dilewatkan oleh Khalifah al-Mutawakkil. Beliau menyenangi minum-minuman. Bahkan dikabarkan memiliki 4 ribu budak perempuan. Dalam kitab Tarikh Khulafa Imam Suyuthi, dikatakan bahwa semua budaknya itu pernah digauli oleh al-Mutawakkil. Alamak! C. Khalifah al-Mu’tadhid Imam Suyuthi mendeskripsikan sosok al-Mu’tadhid sebagai penguasa yang pemberani, tampilannya perkasa, sangar, banyak akalnya, dan perkasa dalam urusan seks. Kalau dia...